oleh

Pemprov Kaltara Ajak Masyarakat Perkuat Perlawanan Terhadap Narkoba di Wilayah Perbatasan

Nunukan — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menegaskan perlunya kewaspadaan ekstra terhadap ancaman narkotika, terutama di wilayah perbatasan seperti Nunukan yang menjadi salah satu pintu masuk rawan penyelundupan. Pesan itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Dialog P4GN yang digelar Bakesbangpol Kaltara di Ballroom Laura Hotel, pada Kamis 27 November 2025.

‎Mewakili Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muhammad Amin secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Dialog Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Utara.

‎Mengusung tema “Peran Serta dan Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Wilayah Provinsi Kalimantan Utara”, kegiatan ini digelar di Ballroom Laura Hotel dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, pemuda, serta mitra pemerintah.

‎Dalam sambutan Gubernur Kaltara yang dibacakan oleh Asisten I, disampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk BNN Provinsi Kaltara dan Polda Kaltara, sebagai bentuk nyata komitmen bersama dalam memerangi bahaya narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

‎Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa, tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga mengganggu tatanan sosial, memicu kriminalitas, serta mengancam stabilitas ekonomi dan keamanan.

‎“Melalui kegiatan sosialisasi dan dialog ini, saya berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa memerangi narkoba adalah tanggung jawab bersama. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekolah, tempat kerja, hingga komunitas masyarakat,” ujarnya.

‎Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, pengalaman, serta kondisi nyata yang terjadi di lingkungan masing-masing. Informasi tersebut nantinya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

‎Sebagai daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kalimantan Utara—terutama Nunukan—memiliki kerentanan tinggi terhadap peredaran gelap narkotika. Karena itu, pemerintah menilai peran aktif masyarakat sangat penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkoba dan memperkuat ketahanan sosial di wilayah perbatasan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *