Nunukan _ Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Nunukan melalui Ketua Umum, Andi Baso, menyampaikan pernyataan sikap resmi sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara Andri Yunus, pada Jumat, 27 Maret 2026
“Kami, sebagai bagian dari generasi muda yang hidup dan tumbuh di wilayah perbatasan, menegaskan bahwa suara kami tidak akan pernah terpinggirkan. Justru dari perbatasan inilah kami menyatakan sikap tegas: keadilan harus ditegakkan, dan segala bentuk tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan tidak boleh dibiarkan.” Ungkap Andi Baso saat ditemui media.
Andi Baso menegaskan bahwa kasus yang menimpa Andri Yunus menjadi alarm keras bagi kami, anak-anak perbatasan, untuk tidak tinggal diam. Ini bukan hanya tentang satu individu, tetapi tentang marwah keadilan dan keberanian melawan segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Lebih dari itu, ia menilai bahwa kejadian ini merupakan ancaman serius terhadap prinsip-prinsip demokrasi di Indonesia. Ketika keadilan dipertanyakan dan suara kebenaran berusaha dibungkam, maka yang sedang dipertaruhkan adalah masa depan demokrasi itu sendiri.
Sebagai bagian dari pejuang demokrasi di wilayah perbatasan, ia menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk tidak abai. Demokrasi harus dijaga bersama, tidak hanya di pusat, tetapi juga hingga ke pelosok negeri. Dari Nunukan, kami menyatakan sikap: melawan ketidakadilan adalah bagian dari menjaga demokrasi.
“Kami menyerukan solidaritas kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama mengawal kasus ini hingga tuntas. Jangan biarkan kebenaran dikaburkan dan keadilan dipermainkan,” tegas Andi Baso.
Lebih lanjut, HMI Cabang Nunukan menolak segala bentuk intimidasi, kriminalisasi, maupun tindakan yang berpotensi melemahkan perjuangan mencari keadilan. Kami berdiri tegak bersama Andri Yunus dan menuntut agar proses hukum berjalan secara transparan, objektif, dan berkeadilan.
”Dari perbatasan, kami bersuara. Dari perbatasan, kami melawan. Ini adalah peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba mencederai keadilan: kami tidak akan diam”, Tutupnya.







Komentar