Nunukan – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Masniadi, yang mewakili Bupati Nunukan, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 SMP Negeri 1 Nunukan, pada Kamis 27 November 2025. Acara ini mengusung tema “Semangat Bersinergi dan Berkolaborasi untuk Sang Juara” dan menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian sekolah tersebut.
Dalam sambutannya, Masniadi yang juga merupakan alumni SMPN 1 Nunukan, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi dari Bupati. Ia menegaskan bahwa selama 46 tahun berdiri, SMP Negeri 1 Nunukan telah mencetak berbagai prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, serta melahirkan banyak tokoh daerah, termasuk dua Bupati Nunukan dan satu anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja sama dan kerja keras banyak pihak, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, hingga siswa-siswi yang tidak pernah lelah belajar untuk meraih cita-cita,” ujar Masniadi.
Masniadi menyoroti pentingnya pendampingan penggunaan gadget di kalangan pelajar. Menurutnya, teknologi dapat menunjang proses belajar, namun juga membawa dampak negatif jika tidak disaring secara bijak.
“Saya berharap para guru terus memberikan pemahaman kepada siswa agar bijak dalam menggunakan HP,” pesannya.
Ia juga menekankan bahwa kasus perundungan masih menjadi perhatian di banyak sekolah. Karena itu, Pemda berharap SMP Negeri 1 Nunukan dapat menjadi pelopor gerakan anti-bullying.
“Bully tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apa pun karena dapat menghancurkan masa depan korbannya,” tegasnya.
Kepala SMP Negeri 1 Nunukan, Hj. Rustiningsih, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 sekolah melaksanakan Program Sister School bekerja sama dengan SMP Negeri 1 Balikpapan. Enam siswi mengikuti pembelajaran di sana selama tiga minggu, didampingi satu guru yang ikut mengajar.
“Hasilnya luar biasa, para siswi memperoleh nilai 88 hingga 100 untuk sepuluh mata pelajaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pada tahun 2026 program tersebut akan kembali dilanjutkan melalui kolaborasi Dinas Pendidikan dan DPRD Kabupaten Nunukan. Sekitar 20 siswa dari berbagai SMP di Nunukan akan diseleksi untuk mengikuti program Sister School di Tarakan, didampingi dua guru pendamping.
Rustiningsih juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Pendidikan atas dukungan yang terus diberikan.
Rangkaian peringatan HUT ke-46 ditutup dengan pameran dan lelang karya lukis siswa-siswi SMP Negeri 1 Nunukan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta didik.







Komentar